www.mediasurabayanews.com, SURABAYA – Berbagai program kegiatan dirancang Lurah Kertajaya, Kartika Prabaningrum, S.Ak., M.A.P beserta Tim dalam rangka meningkatkan Kreatifitas dan Ekonomi. Banyak program yang telah dilaksanakan salah satunya adalah pelatihan keterampilan sulam pita.
Pelatihan Sulam Pita kali ini dilakukkan di halaman Kelurahan Kertajaya, Jalan Pucang Adi Nomor 116, Surabaya, pada Senin (26/01/26) mulai pukul 10.00 WIB sampai selesai.
Pelatihan ini diikuti kurang lebih ada 40 KSH yang ada di Lingkungan Kelurahan Kertajaya, dengan pengajar dari RW.07, Kordinator Mahmuda, beserta asisten pengajar, Endang, Fajar dan Ninik, serta juga dihadiri Lurah Kertajaya, Kartika Prabaningrum, S.Ak., M.A.P.

Lurah Kertajaya, Kartika Prabaningrum, S.Ak., M.A.P., menekankan agar ibu-ibu anggota KSH Kelurahan Kertajaya dapat mengikuti pelatihan ini sehinnga hasilnya dapat dikembangkan sebagai lahan untuk meningkatkan penopang ekonomi keluarga.
“Terlebih lagi pada kondisi saat ini, yang berdampak pada semua sector ekonomi, oleh karena itu mari ibu ibu juga bisa memberikan masukkan ekonomi untuk keluarga, sebagai tambahan pendapatan,” ucapnya Lurah Kertajaya, Kartika Prabaningrum, S.Ak., M.A.P. mendampingi peserta pelatihan.

Sementara itu Kordinator pelatih, Mamuda menyampaikan bahwa, dengan pelatihan ini akan menambah wawasan pengetahuan dan memberikan keterampilan guna meningkatkan pendapatan ekonomi anggota ibu ibu KSH (Kader Surabaya Hebat).
Pelatikan kali ini diikuti 40 anggota KSH dari RW.01 sampai RW.11 Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Mereka cukup antusias mengikuti arahan dari pelatih.

Dalam waktu bersamaan Media dari PT. Media Seputar Rakyat Grup menyempatkan diri mewawancarai Lurah Kertajaya, Kartika Prabaningrum, S.Ak., M.A.P., Beliau mengatakan,”Pelatihan pelatihan ini kami adakan untuk meningkatkan keterampilan para Ibu Ibu yang ada di Lingkungan Kelurahan kami, serta bisa menambah perekonomian mereka, kita selalu adakan berbagai pelatihan hamper setiap minggu kita adakan, hal ini supaya para Ibu Ibu bisa mencari kesibukkan yang bermanfaat untuk membantu perekonomian keluarga.” (Satriya)












