Stok BBM Kritis Ratusan Warga Bireuen Tetap Mengantre Berjam-jam di SPBU
www.mediasurabayanews.com, Bireuen (Aceh) – Ratusan masyarakat di Kabupaten Bireuen hingga saat ini masih memadati sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah tersebut. Fenomena antrean panjang ini menjadi pemandangan rutin akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), yang memaksa warga menghabiskan waktu berjam-jam demi mendapatkan pasokan.
Salah seorang warga, Muhammad Farhan, mengungkapkan kondisi yang dialaminya pada Minggu (30/11/2025). Menurutnya, masyarakat telah mengantre hingga empat atau lima jam. Meskipun demikian, pasokan BBM seringkali telah habis sebelum giliran mereka tiba. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan mendalam, mengingat BBM merupakan kebutuhan primer yang vital untuk menunjang seluruh aktivitas harian dan mobilitas ekonomi warga, disaat Aceh diterjang banjir.

”Kami sudah mengantre berjam-jam, tetapi stoknya keburu habis. Tentu kami kecewa, tapi kami tetap harus sabar karena BBM ini adalah kebutuhan pokok untuk bekerja dan beraktivitas sehari-hari,” tutur Farhan.
Antrean kendaraan yang didominasi oleh sepeda motor dan mobil pribadi tersebut diperkirakan mencapai panjang hampir satu kilometer di beberapa titik SPBU. Bahkan, panjangnya antrean ini tidak menjamin warga akan berhasil mendapatkan BBM.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aparat Kepolisian Resor (Polres) Bireuen telah diterjunkan ke SPBU sejak Minggu pagi. Kehadiran personel kepolisian ini bertujuan untuk mengelola ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) serta mencegah terjadinya kemacetan yang mengganggu arus lalu lintas di jalan lintas nasional. Upaya pengamanan ini diharapkan dapat meminimalisir potensi kericuhan akibat tingginya permintaan dan terbatasnya pasokan BBM. (Hendra-Aceh)





