www.mediasurabayanews.com, BIREUEN – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen di bawah kepemimpinan Edi Saputra, S.H., yang akrab disapa Edi Obama, menggelar kegiatan donor darah di Alun-Alun Pusat Kota Juang Bireuen, Kamis (12/02/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut turut didampingi oleh sang istri, Ns. Sri Selisna Devi, S.Kep., yang juga menjabat sebagai Pengurus PMI Provinsi Aceh Bidang Kesehatan. Aksi sosial ini terlaksana atas kerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. Fauziah Bireuen, sebagai bentuk sinergi nyata dalam menjaga ketersediaan stok darah menjelang Ramadan.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Berbagai kalangan turut ambil bagian, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen hingga masyarakat umum. Mereka dengan penuh kesadaran dan keikhlasan menyumbangkan darahnya demi membantu sesama yang membutuhkan, baik pasien di rumah sakit pemerintah maupun swasta.

Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak menetapkan target jumlah kantong darah tertentu. Namun demikian, pihaknya berharap partisipasi masyarakat dapat menghasilkan sebanyak mungkin kantong darah untuk memenuhi kebutuhan medis selama bulan Ramadan, yang biasanya mengalami peningkatan permintaan, apa lagi selama ini RSU dr Fauziah Bireuen, sering mengalami kekurangan kantong darah.
“Donor darah bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Setetes darah yang kita berikan bisa menjadi penentu hidup dan harapan bagi orang lain,” ujarnya.
Dalam perspektif Islam, donor darah hukumnya diperbolehkan (mubah), bahkan dapat bernilai sunnah atau fardhu kifayah apabila bertujuan menyelamatkan nyawa. Tindakan ini termasuk dalam amal kebajikan yang mulia, sejalan dengan prinsip hifz al-nafs (menjaga jiwa) serta kaidah darurat. Dengan syarat tidak membahayakan pendonor dan tidak diperjualbelikan, donor darah menjadi bentuk sedekah terbaik yang manfaatnya langsung dirasakan sesama.

Selain bernilai ibadah dan kemanusiaan, donor darah juga memberikan berbagai manfaat kesehatan bagi pendonor, di antaranya:
Menjaga kesehatan jantung dan melancarkan sirkulasi darah
Mengurangi kadar kolesterol jahat
Meningkatkan produksi sel darah merah
Membantu deteksi dini penyakit tertentu
Menjaga kesehatan mental dan menumbuhkan rasa empati
Menurunkan kadar zat besi berlebih dalam tubuh, Mengurangi kekentalan darah
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbanyak amal dan memperkuat kepedulian sosial. Sebab pada hakikatnya, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya.
PMI Bireuen berharap aksi donor darah ini terus menjadi gerakan berkelanjutan, membangun budaya gotong royong, dan memperkokoh semangat kemanusiaan di tengah kecamatan di Kabupaten Bireuen.” Jelas Edi.( Hendra)












