www.mediasurabayanews.com, Bireuen (Aceh) – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, bergerak cepat menyalurkan bantuan ‘DPD RI Peduli Banjir’ kepada masyarakat yang terdampak parah di Gampong Semadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kedatangan Haji Uma pada hari ini disambut langsung oleh Datok Musrianto selaku kepala desa, yang didampingi oleh kaur kesra setempat. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud respons langsung dari lembaga negara terhadap bencana alam banjir yang melanda kawasan tersebut, menyoroti urgensi penanganan kemanusiaan.
Dalam laporannya, Datok Musrianto mengungkapkan skala bencana yang menimpa Gampong Semadam. Banjir besar menyebabkan setidaknya 6.000 warga terdampak, dengan sekitar 600 hektare lahan pertanian dan perkebunan terendam total. Kondisi paling memprihatinkan adalah tenggelamnya lebih dari 100 rumah warga setelah debit air meningkat drastis hingga mencapai puncaknya lima meter.

Datok Musrianto menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian Haji Uma dan DPD RI. Ia juga menggarisbawahi bahwa hingga saat ini, posko banjir di Gampong Semadam belum tersentuh bantuan resmi dari pemerintah, sehingga bantuan yang masuk baru bersumber dari inisiatif pribadi kepala desa dan solidaritas sesama warga.
Haji Uma menjelaskan bahwa paket bantuan yang disalurkan merupakan hasil sumbangan kolektif dari seluruh anggota DPD RI dan pimpinan DPD. Bantuan logistik ini mencakup kebutuhan dasar seperti beras, mi instan, minyak goreng, dan ikan, yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam masa panik pascabanjir.
“Bantuan ini berupa beras, mi instan, minyak goreng, dan ikan. Semoga dapat meringankan kebutuhan masyarakat selama masa panik pascabanjir,” ujar Haji Uma.
Selain bantuan material, Haji Uma juga menyampaikan pesan duka dan empati mendalam atas musibah tersebut. “Kami turut berduka cita dan berbelasungkawa atas musibah yang melanda saudara-saudara kita di Aceh. Kami berharap masyarakat diberikan kekuatan, ketabahan, serta keselamatan. Kami juga berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat segera mempercepat penanganan dan pemulihan di wilayah ini,” tegasnya.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dari berbagai pihak—pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil—untuk mempercepat proses pemulihan, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, lahan, dan mata pencaharian utama mereka. Warga Gampong Semadam berharap agar dukungan dan perhatian terus berlanjut hingga kondisi kembali normal dan aktivitas ekonomi dapat dilanjutkan. ( Hendra-Aceh)















