www.mediasurabayanews.com, BIREUEN – Pasar Kering Blok M saat ini berada pada titik krusial yang menentukan masa depannya. Para pemilik dan pengelola toko di kawasan pasar tersebut harus segera membuka kembali usaha mereka, meskipun kondisi masih terbilang sepi. Jika langkah ini tidak dilakukan secara serentak dan saling mendukung, maka bukan tidak mungkin Pasar Kering Blok M akan kembali terpuruk dan mati untuk selamanya, sebagaimana kondisi kelam yang pernah dialami sebelumnya.
Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) sejauh ini telah bekerja keras mendorong agar pasar ini kembali hidup dan berkembang. Namun, upaya pemerintah tersebut tidak akan membuahkan hasil maksimal tanpa dukungan nyata dari para warga pasar sendiri, bersama aparatur Desa Meunasah Capa serta warga Dusun Blok M. Tanpa kebersamaan dan komitmen bersama, kebangkitan pasar hanya akan menjadi wacana, dan ancaman kemandekan ekonomi pun kembali membayangi, bahkan berpotensi menurunkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bireuen hingga nol persen.
Seorang warga Pasar Kering Blok M, pada Sabtu (07/02/26), kepada media ini menegaskan bahwa sudah saatnya seluruh pihak bangkit bersama.
“Marilah kita semua mengembangkan Pasar Kering Blok M dengan membuka usaha bagi yang telah memiliki toko, tanpa alasan apa pun,” ujarnya tegas.

Ia juga menyampaikan peringatan yang patut menjadi renungan bersama. Apabila para pemilik toko tidak mampu lagi mengelola dan menghidupkan pasar, maka kepemilikan kios sebaiknya dikembalikan kepada pemerintah, daripada dibiarkan terkunci dan terbengkalai selama bertahun-tahun.
“Tidak ada keuntungan apa pun menutup toko dalam waktu lama. Toko-toko di Pasar Kering Blok M bukan milik pribadi, melainkan aset negara yang tidak boleh dikuasai secara sepihak. Jika dibiarkan tanpa aktivitas, hal ini telah diatur dalam undang-undang dan dapat berujung pada sanksi denda hingga ancaman pidana penjara selama empat tahun,” tambahnya.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga pasar untuk bersatu membuka usaha, karena pasar yang hidup akan menciptakan denyut ekonomi, dan dari denyut itulah pelanggan akan datang dengan sendirinya. Seperti pepatah bijak mengatakan, rezeki tidak datang pada pintu yang tertutup. Semangat inilah yang sejalan dengan harapan Plt Kepala Disperindagkop melalui Kabid Pasar, Fakruddin, SE, agar Pasar Kering Blok M kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, warga Pasar Kering Blok M juga menyampaikan harapan besar kepada Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, agar segera merealisasikan pembangunan jaringan air bersih, fasilitas BMCK, serta perbaikan jalan lingkungan pasar yang saat ini rusak parah. Kondisi jalan yang berdebu setiap hari dinilai sangat mengancam kesehatan para pedagang dan pengunjung pasar.
Pasar bukan sekadar deretan kios dan bangunan, tetapi urat nadi kehidupan ekonomi rakyat. Jika dijaga dan dihidupkan bersama, pasar akan menjadi sumber penghidupan. Namun jika diabaikan, ia akan menjadi saksi bisu kegagalan kita sendiri. Pilihannya kini ada di tangan seluruh warga Pasar Kering Blok M: bangkit bersama atau kehilangan semuanya. (Hendra)

















