*DaerahPendidikan

Mahasiswa PTIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS Salurkan Bantuan Sosial dan Penguatan Rohani Bagi Warga Terdampak Banjir di Peusangan

560
×

Mahasiswa PTIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS Salurkan Bantuan Sosial dan Penguatan Rohani Bagi Warga Terdampak Banjir di Peusangan

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa PTIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS Salurkan Bantuan Sosial dan Penguatan Rohani bagi Warga Terdampak Banjir di Peusangan

www.mediasurabayanews.com, BIREUEN – Mahasiswa PTIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/WPS melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini merupakan bagian dari wujud pengabdian dan kepedulian Polri dalam mendampingi masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Kehadiran mahasiswa PTIK disambut langsung oleh Pak Keuchik setempat—sebutan Kepala Desa dalam bahasa Aceh—sebagai bentuk dukungan dan apresiasi aparatur gampong terhadap inisiatif tersebut. Sinergi antara mahasiswa PTIK dan perangkat desa menjadi cerminan kolaborasi yang harmonis dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah situasi sulit.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PTIK menyampaikan tausiah serta motivasi kepada masyarakat agar tetap tegar dan optimis. Disampaikan bahwa setiap manusia akan menghadapi ujian kehidupan tanpa terkecuali. Namun demikian, Allah SWT tidak akan memberikan cobaan melampaui batas kemampuan hamba-Nya. Kesabaran dan keteguhan hati menjadi fondasi utama dalam menghadapi setiap ujian, karena di balik kesulitan selalu tersimpan hikmah dan kemudahan.

Pembinaan rohani ini mendapat sambutan hangat dari warga. Sebagian masyarakat masih merasakan dampak fisik maupun psikologis akibat banjir yang melanda wilayah tersebut. Oleh sebab itu, kehadiran mahasiswa PTIK tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga menghadirkan dukungan moral yang mampu membangkitkan semangat dan rasa optimisme untuk bangkit kembali.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, mahasiswa PTIK turut menyerahkan bantuan sosial berupa Al-Qur’an untuk meunasah setempat, serta perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, dan kebutuhan salat lainnya bagi warga terdampak. Meunasah sebagai pusat kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan di Aceh diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal demi kemaslahatan bersama.

Melalui kegiatan ini, Polri bersama mahasiswa PTIK kembali menegaskan komitmennya dalam mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Pengabdian tidak semata-mata diwujudkan dalam tugas operasional, tetapi juga melalui sentuhan empati dan kepedulian yang mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai kemanusiaan, diharapkan masyarakat Kecamatan Peusangan dapat segera pulih, menata kembali kehidupan, serta melangkah ke depan dengan keyakinan dan harapan yang lebih kuat.

(Hendra)