*DaerahPemerintahan

Jelang Ramadan, Khofifah Guyur Bansos Rp3 Miliar untuk Warga Sidoarjo

441
×

Jelang Ramadan, Khofifah Guyur Bansos Rp3 Miliar untuk Warga Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Jelang Ramadan, Khofifah Guyur Bansos Rp3 Miliar untuk Warga Sidoarjo

www.mediasurabayanews.com, SIDOARJO – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp3,016 miliar bagi warga Kabupaten Sidoarjo. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis kepada ratusan penerima manfaat di Pendopo Delta Wibawa, pada Rabu (18/02/26).

Total bantuan tersebut berasal dari kolaborasi lintas sektor, yakni Dinas Sosial Jatim sebesar Rp1,858 miliar, kontribusi BUMD senilai Rp25 juta, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jatim sebesar Rp1,132 miliar.

Sasar Kelompok Rentan dan Kemandirian Ekonomi

Alokasi dana jumbo ini disebar ke berbagai program perlindungan sosial. Di antaranya menyasar 533 keluarga penerima PKH Plus (lansia), 66 penyandang disabilitas, serta program Kewirausahaan Inklusif dan Produktif (KIP) bagi 109 jiwa. Selain itu, bantuan juga diberikan untuk pilar sosial (Tagana, TKSK, Pendamping PKH), zakat produktif bagi pelaku usaha ultra mikro, hingga dukungan untuk BUMDesa dan Desa Berdaya.

Khofifah menegaskan bahwa seluruh penyaluran bansos di Jawa Timur ditargetkan rampung sebelum 1 Maret 2026 sebagai instrumen perlindungan ekonomi menjelang bulan suci Ramadan.

“Ini adalah bantalan sosial dan ekonomi. Harapannya, menjelang Ramadan, panjenengan semua bisa lebih tenang karena bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan keluarga,” ujar Khofifah di sela acara.

Ia menambahkan bahwa program zakat produktif sengaja difokuskan bagi pelaku usaha ultra mikro agar mereka mampu meningkatkan pendapatan dan perlahan keluar dari jerat kemiskinan ekstrem.

Bupati Sidoarjo Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

Merespons bantuan tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen Pemprov Jatim. Ia menjamin proses distribusi di wilayahnya akan dikawal ketat oleh pemerintah kabupaten.

“Kami pastikan tidak ada pengurangan alokasi. Seluruhnya di-cover dan disalurkan sesuai data peruntukan agar benar-benar tepat sasaran,” tegas Subandi.

Subandi juga mengungkapkan bahwa gerak cepat Pemprov Jatim tidak hanya terjadi hari ini. Sebelumnya, pada akhir pekan lalu, bantuan kursi roda hingga program bedah rumah juga telah terealisasi di Sidoarjo.

“Dengan sinergi yang kuat antara Pemprov dan Pemkab, kami optimistis angka kemiskinan bisa ditekan dan ekonomi masyarakat Sidoarjo akan terus meningkat,” pungkasnya. (Miskawi/kominfo)