www.mediasurabayanews.com, SIDOARJO – Prediksi akan cuaca di Jawa Timur susah ditebak, seperti terjadi Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sidoarjo pada Jumat (06/03/26), yang menyebabkan beberapa infrastruktur kelistrikan di Jalan Raya Gilang, Kecamatan Taman, ambruk dan mengakibatkan menutup badan Jalan Utama penghubung antara Kota Surabaya–Mojokerto, dan mengakibatkan kemacetan.
Berdasarkan pantauan di lapangan oleh Tim Media PT. Media Seputar Rakyat, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Terjadia angina cukup kencang dengan kecepatan diperkirakan mencapai 52 km/jam, dan merobohkan sebuah papan reklame yang berukuran cukup besar di kawasan tersebut. Robohnya iklan baliho itu mengakibatkan terjadinya putus jaringan kabel listrik dan memicu runtuhnya sedikitnya tiga hingga lima tiang listrik beton yang melintang di tengah jalan.
Dari peristiwa kejadian tersebut, arus Lalin (lalu lintas) di jalur Medaeng sempat lumpuh total. Sejumlah kendaraan yang melintas, termasuk satu unit mobil pribadi berwarna putih dan beberapa sepeda motor, dilaporkan terjebak di bawah reruntuhan tiang serta kabel listrik.

Meski dalam peristiwa tersebut, berdasarkan hasil dari verifikasi Tim Media yang berada di lapangan dan mendapatkan informasi dari petugas kepolisian dan tim medis, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut. Korban yang berada dibawah papan iklan dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sebelum material menimpa kendaraan secara fatal.
Tim dari gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, Satuan Lalu Lintas Polresta Sidoarjo, serta unit reaksi cepat dari PLN segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. PLN mengerahkan sedikitnya 63 personel beserta peralatan berat untuk mengevakuasi tiang beton dan memperbaiki jaringan listrik yang rusak.
Selama proses evakuasi ini berlangsung, dari Satlantas Polresta Sidoarjo melakukan penutupan sementara jalur menuju Medaeng, hal ini guna menjamin keselamatan pengguna jalan dan kelancaran proses pembersihan dari material yang menghalangi jalan. Sedangkan pengendara dari arah Krian diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui Krian–Prambon maupun Jalur Lingkar Barat Sidoarjo.

Dari pantauan Tim Media selain berdampak pada lalu lintas, kerusakan infrastruktur tersebut juga menyebabkan pemadaman listrik sementara di Wilayah sekitar Kecamatan Taman. Pemadaman ini dilakukan sebagai langkah untuk pengamanan selama proses perbaikan jaringan berlangsung.
Pihak berwenang mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada akan potensi cuaca ekstrem, yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Warga diminta untuk menghindari berteduh di bawah baliho besar, pohon tua, maupun infrastruktur yang berisiko roboh saat angin kencang guna menghindari korban jiwa atau hal yang tidak diinginkan terjadi.
Hingga pada Sabtu (07/03/2026), proses pembersihan akan material dan pemulihan jaringan listrik di lokasi kejadian masih terus dilakukan. Petugas menargetkan akses jalur strategis Surabaya–Mojokerto dapat kembali berfungsi secara , normal setelah seluruh material berhasil dievakuasi, dibersihkan dan jaringan listrik dinyatakan aman serta berfungsi normal kembali. (Satriya)








