*PeristiwaTNI dan Polri

Ditemukan Enam Bom Molotov oleh Densus 88 dari Kasus Sungai Raya

893
×

Ditemukan Enam Bom Molotov oleh Densus 88 dari Kasus Sungai Raya

Sebarkan artikel ini
Barang bukti yang diamankan Densus 88 AT Polri dari kasus seorang siswa SMPN 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, yang melemparkan molotov di lingkungan sekolah pada Selasa (03/02/2026). (PT. Media Seputar Rakyat/HO-Densus 88 AT Polri)

www.mediasurabayanews.com, JAKARTA – Kembali Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror (AT) Polri menemukan sebanyak  Enam bom molotov dari kasus seorang siswa SMPN 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, seorang siswa yang melemparkan molotov di lingkungan Sekolahnya pada Selasa (03/02/26).

“Sebanyak Enam buah botol yang telah berisi bahan bakar minyak dan sumbu kain (bom molotov),” dikatakan oleh Juru bicara Densus 88 Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana di Jakarta, pada Rabu (03/02/26).

Selain itu, menurut Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana, polisi juga telah menemukan sebanyak Lima buah gas portable yang bagian sampingnya telah direkatkan oleh petasan, paku, dan pisau. Ditemukan pula satu buah pisau.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana mengungkapkan bahwa pada saat kejadian, terdapat Empat petasan yang meledak. Peledak itu, kata dia, ditujukan untuk memicu bom molotov agar meledak juga. Beruntung, bom tidak terpicu untuk meledak.

Dalam ledakan petasan tersebut menyebabkan satu korban terluka, yang terluka  merupakan seorang siswa. Ia juga mengungkapkan bahwa siswa tersebut bergabung dalam Grup True Crime Community yang menyebarkan ideologi kekerasan.

“tersangka ini tertarik dengan konten-konten yang bersifat kekerasan,” ujar . Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana

Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana, mengatakan, tersangka tersebut merupakan korban perundungan dan memiliki keinginan untuk balas dendam terhadap teman-temannya yang kerap kali melakukan perundungan terhadapnya. Selain itu, tersangka ini juga diduga kuat menghadapi masalah dalam keluarga.

Sebelumnya, Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade menjelaskan, pelaku datang ke lingkungan sekolah dan melemparkan botol berisi bahan bakar yang memicu percikan api dan kepulan asap.

Beruntung, pihak sekolah bersama warga sekitar sigap melakukan penanganan awal sehingga api cepat dipadamkan dan tidak merambat ke bangunan utama maupun ruang kelas.

Personel Polsek Sungai Raya langsung mengamankan lokasi, sementara Tim Inafis Satreskrim Polres Kubu Raya mengumpulkan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi memastikan situasi keamanan di sekolah sudah terkendali dan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan pengawasan aparat. (Satriya)